Rugby dunia kembali menyorot perhatian Amerika Serikat. Springboks Afrika Selatan akan melawan All Blacks Selandia Baru dalam pertandingan Test keempat dan terakhir dari seri yang disebut “Rivalitas Terbesar” di Stadion M&T Bank, Baltimore, pada 12 September 2026. Pertandingan ini menjadi puncak dari rangkaian delapan laga All Blacks, tujuh di antaranya berlangsung di Afrika Selatan.

World Rugby sengaja memilih Baltimore untuk memperluas jangkauan olahraga ini di AS menjelang Piala Dunia Rugby 2031. Pertandingan ini tidak hanya menawarkan tontonan kelas dunia, tetapi juga menjadi bagian dari strategi komersial New Zealand Rugby untuk mengembangkan pasar internasional mereka, khususnya di Amerika Utara.
“Kami sangat senang bisa kembali bermain di AS, kurang dari setahun setelah laga terakhir di Chicago. Baltimore akan menjadi kota baru yang menarik untuk para penggemar rugby di sini,” ujar Steve Lancaster, CEO sementara NZR.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
All Blacks Kembali ke Amerika Serikat
Selandia Baru menatap tur ini dengan semangat baru setelah pemecatan mengejutkan pelatih Scott Robertson. Tim akan menghadapi tantangan berat, sekaligus memperkenalkan talenta baru di panggung internasional. Tur ini juga menjadi kesempatan bagi NZR untuk memperkenalkan olahraga rugby kepada penggemar baru di Amerika.
“Rivalitas Terbesar Rugby ini berbeda dari tur internasional biasa. Bermain di kota yang berpotensi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2031 menambah dimensi unik,” tambah Lancaster. Tur ini menandai keempat kalinya All Blacks bermain di AS dalam lima tahun terakhir. Ini juga menunjukkan fokus NZR pada pengembangan global olahraga ini.
Baca Juga: Comeback Carter Gordon, Wallabies Hadapi Ujian Berat Lawan Italia
Springboks Membawa Aksi ke Amerika

Untuk pihak Afrika Selatan, membawa Springboks ke AS adalah terobosan besar. CEO SA Rugby, Rian Oberholzer, menegaskan bahwa menghadirkan tim Springboks menghadapi rival terberat mereka di wilayah baru adalah kesempatan emas. “Para penggemar di AS akan merasakan aksi intens dan semangat kompetitif yang biasanya hanya terlihat di Afrika Selatan atau Selandia Baru,” kata Oberholzer.
Springboks baru dua kali bermain di AS sepanjang milenium ini, sehingga kehadiran mereka di Baltimore memberi peluang bagi penggemar baru untuk menyaksikan langsung kualitas dan strategi tinggi dari salah satu tim rugby tersukses di dunia.
Strategi Global dan Persiapan Piala Dunia
Konsep “Rivalitas Terbesar” sengaja dirancang untuk menghidupkan kembali tur internasional klasik, sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi penggemar. Kejuaraan Rugby 2026, yang melibatkan Australia dan Argentina, tidak digelar karena fokus dialihkan ke seri ini.
Selain aspek komersial, seri ini juga menjadi persiapan strategis untuk Piala Dunia Rugby 2031. Menurut Lancaster, tur seperti ini memungkinkan penggemar di kota baru merasakan atmosfer pertandingan kelas dunia, sekaligus memperkuat posisi AS sebagai pasar potensial untuk rugby internasional.
Dengan kombinasi aksi intens, promosi global, dan peluang ekonomi, Baltimore siap menjadi saksi dari salah satu pertandingan rugby paling dinantikan dekade ini. Springboks vs All Blacks bukan sekadar laga, tapi ajang menunjukkan sejarah, prestise, dan strategi olahraga rugby dunia. Simak terus pembahasan terbaru dari dunia olahraga menarik lainnya hanya di sportsadonai.com.
