Cadillac F1 Habiskan Rp335 Miliar untuk Rilis Livery di Super Bowl

Bagikan

Cadillac ingin memastikan debutnya di Formula 1 tidak berlalu begitu saja. Sebagai bagian dari strategi besar memasuki ajang balap paling bergengsi di dunia, merek milik General Motors ini memilih panggung Super Bowl untuk memperkenalkan livery mobil F1 mereka.

Cadillac F1 Habiskan Rp335 Miliar untuk Rilis Livery di Super Bowl

Super Bowl dikenal sebagai acara olahraga dengan jumlah penonton terbesar di Amerika Serikat, sehingga menjadi momen ideal untuk menjangkau audiens domestik secara masif. CEO tim, Dan Towriss, mengungkapkan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk slot iklan tersebut mencapai sekitar 20 juta dolar AS atau setara Rp335,9 miliar.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Angka ini sejalan dengan tarif iklan Super Bowl yang berkisar 10 juta dolar AS untuk 30 detik. Cadillac membeli slot satu menit penuh untuk memastikan pesan mereka tersampaikan dengan kuat dan berkesan.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Iklan tersebut menampilkan cuplikan pidato legendaris Presiden John F. Kennedy tahun 1962, “We choose to go to the Moon”, yang dipadukan dengan visual persiapan tim Cadillac F1 dan pesan “Misi dimulai”. Konsep ini menegaskan ambisi besar Cadillac dalam menaklukkan tantangan baru di dunia balap internasional.

Investasi Besar Demi Kompetitif Sejak Awal

Terlepas dari biaya iklan yang fantastis, investasi Cadillac di Formula 1 memang tidak main-main. General Motors membangun beberapa fasilitas di Amerika Serikat serta menjalin operasi di Silverstone, Inggris, demi memastikan tim siap bersaing sejak musim debut. Mereka ingin langsung tampil kompetitif, bukan sekadar menjadi peserta pelengkap.

Namun, Towriss mengakui bahwa dalam dua musim awal, yakni 2026 dan 2027, tim kemungkinan masih akan mengalami kerugian. Meski era F1 kini menerapkan pembatasan biaya, membangun tim baru tetap membutuhkan pengeluaran besar. Ia memperkirakan butuh beberapa tahun sebelum tim mencapai titik impas secara operasional maupun kas.

Menurut Towriss, Cadillac bahkan merasa lebih maju dari proyeksi awal mereka. Pengalaman dan persiapan yang matang dinilai membantu tim memahami apa saja yang dibutuhkan untuk bersaing di Formula 1. Fokus mereka bukan hanya pada promosi, tetapi juga pada kesiapan teknis dan sumber daya manusia.

Baca Juga: Carlos Alcaraz Cetak Sejarah di Australian Open 

Strategi Sponsor dan Identitas Merek

Cadillac F1 Habiskan Rp335 Miliar untuk Rilis Livery di Super Bowl

Dalam konteks pendanaan, sponsor tentu menjadi perhatian penting. Meski belum terlihat banyak mitra besar di mobil F1 Cadillac, Towriss menegaskan bahwa logo TWG AI yang menghiasi sidepod bukan sekadar pengisi ruang. Ia menyebut kerja sama tersebut merupakan kontrak independen yang benar-benar memberikan kontribusi finansial bagi tim.

Towriss juga menjelaskan filosofi di balik pemilihan warna hitam dan putih pada livery. Banyak penggemar mempertanyakan mengapa Cadillac tidak menggunakan warna merah, biru, dan kuning seperti yang terlihat pada ajang Le Mans 24 Hours 2024. Namun, menurutnya, hitam melambangkan keberanian dan karakter kuat, sementara putih adalah warna balap asli Amerika Serikat yang merepresentasikan optimisme dan kesegaran.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks performa tinggi, Cadillac memang menggunakan pendekatan monokromatik pada emblem mereka. Oleh karena itu, pilihan hitam, putih, dan krom dianggap paling tepat untuk merepresentasikan identitas Cadillac di puncak balap mobil dunia.

Debut di Lintasan dan Harapan Besar

Setelah diperkenalkan secara megah di Super Bowl, mobil baru Cadillac F1 menjalani debut lintasan di Bahrain International Circuit dalam sesi syuting terbatas. Mobil tersebut menempuh jarak hingga 200 km menggunakan ban demonstrasi dari Pirelli. Ini menjadi langkah awal sebelum menghadapi uji coba dan kompetisi resmi.

Sebelumnya, mobil tersebut juga telah menjalani tiga hari pengujian di Barcelona. Pembalap berpengalaman Sergio Perez dan Valtteri Bottas berbagi tugas mengemudikan mobil baru ini. Keterlibatan dua nama besar tersebut menunjukkan keseriusan Cadillac dalam membangun fondasi kuat untuk musim debut mereka.

Dengan promosi besar-besaran, investasi signifikan, dan visi jangka panjang, Cadillac berharap bisa menciptakan dampak nyata di Formula 1. Rilis livery lewat Super Bowl bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan simbol ambisi mereka untuk bersaing di level tertinggi motorsport dunia. Simak terus pembahasan olahraga terupdate lainnya hanya di sportsadonai.com.