Marc Guehi dijadwalkan menjalani tes medis pada hari Minggu sebelum bergabung ke Manchester City, menurut sumber ESPN. Kesepakatan awal dengan Crystal Palace dilaporkan senilai 20 juta pound ditambah bonus tambahan, sementara pemain bertahan Inggris itu dikabarkan sudah menyetujui kontrak jangka panjang selama lima setengah tahun di Stadion Etihad.

Pep Guardiola sendiri mengaku belum secara resmi menerima informasi lengkap soal transfer ini. “Rupanya sudah dekat, tetapi Ferran [Soriano] dan Hugo [Viana] tidak memberi tahu saya apa pun,” kata Guardiola setelah kekalahan City 2-0 dari Manchester United pada Sabtu. Guehi akan menjadi rekrutan kedua City di bursa Januari setelah kedatangan Antoine Semenyo dari Bournemouth.
Langkah ini menunjukkan keseriusan City dalam memperkuat lini belakang mereka yang tengah dilanda cedera. Klub berharap Guehi bisa segera menambah kedalaman skuad dan memberikan opsi stabil bagi Guardiola menjelang fase krusial Premier League.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Cedera Lini Belakang Memaksa City Bergerak Cepat
Cedera para bek utama menjadi faktor utama di balik percepatan transfer Guehi. Josko Gvardiol kemungkinan absen hingga akhir musim setelah mengalami patah tulang kaki. Ruben Dias diperkirakan akan kembali bermain setelah satu bulan lagi, sementara John Stones baru mampu tampil sebagai starter satu kali sejak Agustus.
Situasi ini membuat Guardiola dan manajemen City merasa perlu segera mendatangkan pemain baru yang siap mengisi lini belakang. Guehi, yang memiliki pengalaman di Premier League bersama Crystal Palace, dinilai bisa langsung beradaptasi dan memperkuat pertahanan City.
Namun, baik Guehi maupun Semenyo dipastikan tidak akan memenuhi syarat tampil di Liga Champions saat menghadapi Bodo/Glimt pada hari Selasa mendatang. Meskipun begitu, mereka tetap menjadi bagian dari strategi jangka panjang City di liga domestik.
Baca Juga: Arne Slot: Liverpool Jalani Musim yang Tiada Henti!
Reaksi Crystal Palace dan Manajer Oliver Glasner

Crystal Palace harus menghadapi konsekuensi kehilangan kapten mereka menjelang laga penting. Setelah kalah 2-1 dari Sunderland, manajer Oliver Glasner mengungkapkan kemarahannya kepada klub. Menjual pemain bintang sehari sebelum pertandingan membuat Palace merasa “ditinggalkan,” terutama setelah pengalaman serupa terjadi pada musim panas lalu saat Eberechi Eze dijual ke Arsenal.
“Kami merasa telah sepenuhnya ditinggalkan,” ujar Glasner. “Menjual kapten kami sehari sebelum pertandingan membuat saya sangat kesal. Hati saya hancur dua kali setahun… Eze dan sekarang Guehi.”
Kondisi ini menunjukkan betapa sulitnya bagi klub-klub Liga Premier menjaga kestabilan skuad ketika pemain penting diminati klub-klub besar.
Harapan dan Tantangan untuk Marc Guehi
Bagi Guehi, kepindahan ke Manchester City menjadi peluang besar untuk menunjukkan kualitasnya di klub juara Eropa. Dengan cedera yang menimpa lini belakang City, dia bisa langsung menjadi opsi penting bagi Guardiola.
Namun, tantangan besar menanti, termasuk beradaptasi dengan gaya bermain City yang menuntut pertahanan cepat dan penguasaan bola yang tinggi. Sementara itu, tekanan untuk tampil konsisten di Premier League akan menjadi ujian nyata bagi bek muda ini.
Guehi sendiri kemungkinan besar akan segera memulai persiapan bersama tim, meski debutnya mungkin baru terjadi beberapa minggu ke depan, tergantung kondisi cedera rekan-rekan setimnya. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di sportsadonai.com.
