Marc Marquez Akui Masih Ada Pembalap Lebih Cepat Usai Tes Sepang

Bagikan

Marc Marquez memilih bersikap realistis setelah menuntaskan rangkaian tes pramusim MotoGP di Sepang. Meski mengaku puas dengan progres awal bersama Ducati, juara dunia bertahan itu menegaskan masih ada pekerjaan penting yang harus diselesaikan sebelum musim dimulai.

Marc Marquez Akui Masih Ada Pembalap Lebih Cepat Usai Tes Sepang

Tes di Sepang menjadi momen krusial bagi Marquez. Pembalap berusia 32 tahun tersebut akhirnya kembali menunggangi motor MotoGP setelah musim 2025 miliknya berakhir lebih cepat akibat kecelakaan di Grand Prix Indonesia. Kembalinya Marquez ke lintasan menjadi sorotan besar di paddock.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Marquez mengawali tes dengan sangat baik usai mencatatkan waktu tercepat pada hari pertama. Namun, pada akhir hari ketiga, ia harus puas berada di posisi keempat, tertinggal dari Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, dan Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Ducati GP26 Dinilai di Jalur Tepat

Menilai hasil tes secara keseluruhan, Marquez menilai Ducati GP26 menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut tim bekerja secara bertahap dan berhasil mengumpulkan banyak data penting selama tiga hari pengujian.

Menurut Marquez, pendekatan setahap demi setahap menjadi kunci agar motor terus berkembang tanpa terburu-buru. Ia menilai arah pengembangan sudah benar dan optimistis Ducati akan semakin kompetitif pada tes berikutnya.

Meski begitu, Marquez menekankan bahwa dirinya juga harus meningkatkan performa pribadi. Ia menyadari adaptasi dengan motor baru membutuhkan waktu dan harus dijalani dengan proses yang matang.

Baca Juga: Carlos Alcaraz Cetak Sejarah di Australian Open

Kondisi Fisik Jadi Tantangan

Marc Marquez Akui Masih Ada Pembalap Lebih Cepat Usai Tes Sepang

Selain aspek teknis, Marquez juga menyoroti kondisi fisiknya selama tes. Ia mengaku perasaan terbaik justru dirasakan pada hari pertama, khususnya sesi sore, sebelum perlahan menurun di hari-hari berikutnya.

Hujan yang turun sehari sebelum hari terakhir membuat agenda tes menjadi sangat padat. Marquez dan tim harus bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan program pengujian dalam waktu terbatas, yang tentu berdampak pada kebugaran fisik.

Meski merasa lelah, Marquez tetap bersyukur timnya mampu memaksimalkan waktu di lintasan. Ia yakin masih memiliki cukup waktu untuk memulihkan kondisi tubuh sebelum menghadapi tes berikutnya.

Fokus Menuju Tes Thailand

Marquez menyebut tes selanjutnya di Buriram, Thailand, akan jauh lebih krusial dibandingkan Sepang. Hal ini karena jarak antara tes dan balapan pembuka musim sangat dekat, sehingga hasil pengujian akan langsung berdampak.

Ia juga menilai karakter Sirkuit Sepang kerap menipu, terutama saat tes digelar di luar jadwal balapan reguler. Kondisi lintasan yang berbeda membuat data di Sepang tidak selalu mencerminkan situasi balapan sesungguhnya. Meski puas dengan pekerjaan tim, Marquez menegaskan peningkatan kecepatan tetap menjadi prioritas.

Ia secara jujur mengakui saat ini ada dua atau tiga pembalap yang lebih cepat darinya, termasuk setelah ia sempat terjatuh akibat mencoba paket aerodinamika baru. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar olahraga terupdate menarik lainnya hanya di sportsadonai.com.